"MENGHARGAI WAKTU"
Di
suatu desa(Desa Mangetsu) dalam sebuah kota(Kota Susume) di jepang ada
seorang anak yang sangat nakal dan tidak pernah menghargai waktu……, dia
tinggal dengan ibu dan kakaknya, dia tinggal di sebuah rumah sederhana
di pinggir kota, tingkah lakunya sungguh membuat seluruh warga desa
resah, namanya ialah yagami yoru(laki-laki), kakaknya bernama yagami
usagi(perempuan), yoru dengan kakaknya terpaut selisih 3 tahun, dan
ibunya bernama yagami hana, ayahnya telah meninggal setahun yang lalu
karena kecelakaan saat yagami yoru berumur 2 tahun.
Yoru
selalu menyepelekan waktu, dia selalu beranggapan bahwa waktu ini tiada
habisnya, dia tidak pernah berfikir seseorang itu memiliki batas limit
kehidupan, dia beranggapan seseorang yang meninggal itu dikarenakan
kecerobohan orang yang meninggal tersebut dan tiada kaitannya dengan
masa batasan limit kehidupan. Dia selalu bangun siang dan terlambat
pergi kesekolah, di tidak pernah mengerjakan pekerjaan rumah dari
sekolahnya, dia selalu menjahili teman temannya, dan dia juga tidak
pernah mentaati perintah dari orang tua serta gurunya, dia pun selalu
membuat kelakuan yang meresahkan warga di desanya tersebut.
Yoru
sangat senang menjahili orang orang disekitarnya, terutama cewek-cewek
dikelasnya, dia anak yang malas dan tidak pernah mematuhi apa yang
diperintahkan oleh guru dan orang tuanya, sekarang dia bersekolah di SMP
Toru yang terletak di kotanya(Kota Susume), wataknya sangat berbeda
dengan kakaknya yang rajin dan pintar serta selalu menjadi pusat
perhatian bagi tetangga dan para lelaki disekitarnya, kakaknya
bersekolah di SMU Favorit(SMU Sakura) di Kota Susume.
Suatu
hari yoru hendak pergi ke rumah temannya yang berada di desa sebelah,
pada saat itu cuacanya sedang tidak bagus, tapi dia(yoru) memaksakan
dirinya untuk pergi ke rumah temannya tersebut, namun hal yang tak
diinginkan pun terjadi, dia terserempet oleh sebuah motor yang sedang
malaju dengan kecepatan tinggi, lalu yoru pun terluka dan tergeletak di
bahu jalan, dia ditemukan oleh seseorang yang tidak sengaja melewati
jalan tersebut, lalu orang tersebut membawa yoru ke rumah sakit, pihak
rumah sakitpun segera menghubungi keluarganya, untungnya dia tidak
mengalami cidera yang parah. Setelah dirawat beberapa hari di rumah
sakit yoru sudah diperbolehkan tuk pulang ke rumah, walau dia telah
mendapat kejadian tersebut dia masih saja tidak dapat menghargai waktu
dan menghargai hidupnya, dia tidak tahu kapan ajal akan menjemputnya.
(tenang koq ini bukan cerita yang mengenaskan begitu…hehehehehe!! :D).
Seminggu
setelah kejadian tersebut yoru aktif kembali untuk mengerjai
teman-temannya, dan dia tetap saja bermalas-malasan seperti biasa, suatu
ketika yoru sedang berdoa di sebuah kuil di dekat rumahnya, setelah
berdoa dia istirahat sejenak di atas pohon yang ada di kuil dan tanpa
sadar yoru pun tertidur, (dalam mimpi: yoru terbangun dari tidurnya dan
langsung pulang kerumah, sesampainya dirumah dia tekejut atas apa yang
dilihatnya…., dia terlihat sangat terkejut melihat kakak dan ibunya
terbaring kaku dilantai dengan darah yang mengalir dan menggenangi seisi
ruang tamu, yoru shock lalu dia berlari ke sebuah taman yang ada di
desanya, di taman itu yoru menangis histeris di bawah pohon. Dia tidak
tahu apa yang terjadi dan bingung harus berbuat apa…., lalu dia berlari
ke setiap rumah warga untuk memohon pertolongan, namun tak ada satupun
yang mau menolongnya, yoru begitu terpuruk saat itu.
Dia
kembali mencari pertolongan dan tetapi hasilnya sama ialah nihil, yoru
merasa sangat dan amat sangat kebingungan, lalu dia merasa pusing dia
merasa seperti dunia berputar-putar dan langit berubah menjadi merah
seperti darah setelah itu dia terjatuh pingsan). Seketika itu juga dia
terbangun dari tidurnya, yoru berkata dalam hati “hah...hah...hah...,
apa itu tadi?, kenapa aku bermimpi seperti itu?, apa yang sebenarnya
terjadi? Hah...hah...hah!!”, dia terengah engah karena mimpinya
tersebut, dia dipenuhi dengan banyak pertanyaan, dan dia juga dipenuhi
dengan keringat dingin yang membasuhi sekujur tubuhnya. Lalu dia kembali
kerumahnya dalam keadaan lemas, sesampainya dia dirumah dia langsung
pergi ke kamarnya dan tiduran dengan menutup mukanya dengan bantal,
hatinya sungguh bingung atas mimpinya tersebut, ibunya yang melihat yoru
seperti itu pun merasa heran dan cemas, karena tidak biasanya yoru
pulang dengan keadaan seperti itu, biasanya dia selalu gradak gruduk dan
bertingkah ceroboh setelah pulang ke rumah.
Setelah
beberapa waktu ibunya mencoba tuk menanyakan apa yang terjadi pada yoru,
ibunya hendak pergi menemui yoru yang masih mengurung diri di kamar,
ibunya mencoba mengetuk pintu kamar yoru dan berkata “nak, ada apa nak?,
boleh ibu masuk?”, dan tidak ada jawaban sama sekali dari yoru kamarnya
terdengar hening. Lalu ibunya mencobanya kembali, dan barulah yoru
menjawab” iya ada apa mah?, boleh koq mah masuk aja!!”dengan nada yang
lemas, lalu ibunya masuk ke kamar yoru dan menanyakan apa yang telah
terjadi pada diri anaknya, tetapi yoru enggan tuk bercerita atas apa
yang terjadi pada dirinya, lalu tiba tiba dia meneteskan air mata,
ibunya makin bingung apa yang terjadi pada anaknya tersebut, kemudian
yoru meminta ibunya untuk meninggalkan dirinya tuk sementara waktu, lalu
ibunya yang melihat anaknya seperti itu lebih memilih tuk mengalah dan
meninggalkan anaknya tuk sementara waktu.
Yoru pada saat
itu sangat berfikir keras apa yang tejadi pada dirinya dan apa maksud
dari mimpinya tadi siang itu, dia semalaman merenungi apa maksud dari
semua itu. Setelah sekian lama ia berfikir dan merenung(kurang lebih 2
minggu) dia mendapatkan jawabannya, dan pada 2 minggu saat dia berfikir
dan merenungi kejadian tersebut dia tidak menjahili teman-temannya dan
selalu mematuhi perintah guru serta orangtuanya, seluruh orang merasa
terheran heran atas apa yang terjadi pada diri yoru, sikap dan
tindakannya itu berbanding terbalik dengan kesehariannya.
Jawaban
yang yoru dapat dari renungan atas kejadian mimpi itu ialah bahwa dia
tidak pernah berfikir apa yang akan terjadi apabila waktu yang
dimilikinya telah habis, setalah dia berfikir dari mimpinya tersbut dia
berpendapat bahwa semua pemikirannya dahulu ialah salah, dan dia menarik
kata-katanya dahulu itu didalam hatinya, dan dulu ia selalu melakukan
hal hal yang menyia nyiakan waktunya tersebut, tidak menghargai waktu
yang dimilikinya dan selalu menggunakan waktunya untuk hal yang tidak
bermanfaat dengan menjahili teman-temannya. Setelah itu yoru mulai
berfikir untuk lebih menghargai waktu yang dimiliki agar apa yang
dilakukannya tidak menghasilkan sesuatu yang sia sia, saat itu juga yoru
menjadi orang yang sangat disukai oleh teman-temannya, dia berfikir
tidak ada salahnya menjahili orang bila itu hanya sekedar candaan namun
itu tidak boleh sampai menyakiti perasaan orang yang dijahili, serta
dalam hidup ini kita harus bisa menempatkan diri dimana waktu canda,
waktu belajar, dan waktu berkumpul serta bersosialisasi dengan baik.
Berjalannya
waktu, yoru terus menjadi lebih baik dan lebih baik dari sebelum
sebelumnya, nilainya meningkat, tingkat sosialisasi dengan
teman-temannya pun meningkat, yoru menjadi bahan pembicaraan seisi
sekolah, dan menjadi sangat terkenal dan sangat dikagumi oleh para
wanita, dia benar benar telah berubah 180 derajat dari sifat sebelumnya.
Dan pada akhirnya yoru berhasil masuk SMU Favorit dan setelah itu ia
juga berhasil memasuk Universitas Unggulan dan dia menjadi sukses,
setelah beberapa tahun dari wisuda Universitasnya dia telah berhasil
dalam hal usaha dan keluarga, dia memiliki seorang istri yang cantik dan
dikaruniai 2 orang anak sepasang, dia telah belajar bahwa kesuksesan
itu ialah milik semua orang dan hanya tergantung bagaimana orang itu
bisa memanfaatkan waktunya untuk menggapai kesuksesan tersebut.
~SEKIAN CERITA PENDEK DARI SAYA~
TERIMA KASIH ATAS PERHATIAN PEMBACA SALAM SAYA ANINDITO
KRITIK DAN SARAN DARI PEMBACA AKAN SELALU SAYA TUNGGU!!! ^_^
SAMPAI BERTEMU DI KISAH SAYA LAINNYA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar